jpnn.com - Perempuan bernama Jusmitawati, warga Desa Bulu Hadik di Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, Nangroe Aceh Darussalam (NAD), menjadi sorotan media internasional. Penyebabnya ialah kematiannya yang tragis karena dimakan buaya.
Media Inggris Daily Mail mewartakan kejadian itu dengan berita berjudul “Horrifying moment crocodile emerges with lifeless body of woman in its jaws” pada 17 Februari 2026. Berita itu juga menyertakan video yang dijuduli Crocodile Horror.
Daily Star juga mengangkat berita sama. Judulnya ‘Horrifying moment 19-foot crocodile emerges with missing mum in its jaws’ yang tayang pada 17 Februari 2026 pukul 17:13 waktu London.
Kapolsek Teluk Dalam Ipda Zainur Fauzi mengungkapkan Jusmitawati bersama beberapa temannya sesama perempuan pergi ke Sungai Luan Boya untuk mencari kerang pada Minggu lalu (15/2/2026).
Kala itu, perempuan berusia 35 tahun tersebut bergerak ke tengah sungai sendirian, sedangkan teman-temannya tetap di tepi.
Nahas, tiba-tiba Jusmitawati menghilang begitu saja di dalam air sungai. Dia tidak terlihat lagi oleh teman-temannya.
Karena panik, teman-teman Jusmitawati pun berlari ke desa untuk mencari pertolongan. Saat itu suami korban juga bergegas ikut mencari istrinya.
Video yang beredar memperlihatkan warga bersama aparat TNI dan Polri bergerak mencari Jusmitawati. Namun, sosoknya tidak terlihat lagi di sekitar tempatnya hilang.











































