IKADIM-Amanah Human Capital Gelar Webinar Nasional Happiness Leadership

2 hours ago 24

Ketua Umum IKADIM Dr. Jazuli Juwaini. Foto: Source for jpnn.com

jpnn.com - JAKARTA - Ikatan Doktor Ilmu Manajemen (IKADIM) bekerja sama dengan Amanah Human Capital (AHC) sukses menggelar Webinar Nasional Happiness Leadership dalam menutup akhir 2025 dengan refleksi mendalam tentang makna kepemimpinan. Kegiatan bertema “Memimpin SDM di Era Penuh Tekanan dan Ketidakpastian”, itu sebagai ikhtiar menggugah kesadaran akan pentingnya kepemimpinan yang membahagiakan, menyejahterakan, dan memanusiakan manusia di semua level organisasi.

Webinar disambut antusias oleh ratusan peserta dari beragam latar belakang, mulai unsur pemerintahan, korporasi, organisasi sosial, hingga akademisi—yang merasakan langsung relevansi isu kebahagiaan di tengah tantangan zaman yang kian kompleks dan penuh tekanan.

Acara ini menghadirkan Ketua Umum IKADIM Dr. Jazuli Juwaini sebagai keynote speaker, serta empat narasumber dengan kepakaran dan pengalaman lintas sektor, yakni Dr. Dingot Hamonangan Ismail (Penulis 9 Kebiasaan Manusia Super Bahagia), Dr. Baskara Agung Wibawa (Praktisi korporasi dan anggota Komite BPH Migas), Dr. Sri Sundari (Pejabat di lingkungan Setjen DPD RI dan motivator energi kebahagiaan), serta Dr. Danang Aziz Akbarona (Penulis From Success to Happiness).

Dr. Jazuli dalam sambutannya menjelaskan bahwa IKADIM bersama AHC mengambil peran strategis untuk menyebarkan nilai kebahagiaan melalui praktik kepemimpinan yang beretika dan berorientasi pada kesejahteraan manusia. “Pemimpin sejati adalah mereka yang memberi teladan, memiliki tujuan yang jelas, memberdayakan, memotivasi kemajuan, dan menyejahterakan yang dipimpinnya—baik karyawan, masyarakat, maupun bangsa,” kata Jazuli dikutip, Kamis (1/1).

Ketua Umum IKADIM periode 2025–2030 ini menekankan kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang menuntut pengorbanan dan tanggung jawab penuh untuk membahagiakan orang lain. Dia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, “Sebaik-baik pemimpin kalian adalah yang kalian mencintai mereka dan mereka pun mencintai kalian. Mereka mendoakan kalian dan kalian pun mendoakan mereka."

“Kami berharap dan berdoa pemimpin bangsa ini benar-benar mencintai rakyatnya dan dicintai rakyatnya, karena di sanalah ada ketulusan, keikhlasan, kesabaran, dan tanggung jawab sejati. Doa yang sama untuk kita semua para pemimpin di levelnya masing-masing,” ungkapnya.

Dr. Dingot Hamonangan Ismail mengatakan bahwa kebahagiaan yang langgeng dan berkualitas tidak bersifat instan, melainkan dibangun di atas sembilan pilar utama, antara lain iman dan takwa, zikir–pikir–sabar–syukur, keluarga atau tim yang bahagia, kinerja unggul, serta mengisi waktu dengan pekerjaan yang baik dan bermanfaat.

Pakar SDM dan Asesor BNSP ini mengatakan bahwa kebahagiaan tertinggi adalah perjumpaan dengan Allah SWT, yang harus dipersiapkan dengan mempertanggungjawabkan seluruh amanah kehidupan. “Pemimpin yang sadar akan hal ini akan terus berkarya, mewariskan legacy, dan mencetak kader,” jelasnya.

Ikatan Doktor Ilmu Manajemen (IKADIM) bekerja sama dengan Amanah Human Capital (AHC) sukses menggelar Webinar Nasional Happiness Leadership.

Read Entire Article
| | | |