jpnn.com, MEKKAH - Presiden kelima RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, melaksanakan ibadah umrah bersama keluarga di Tanah Suci, Sabtu (14/2). Rombongan berangkat menuju Masjid Tan'im, yang juga dikenal sebagai Masjid Aisyah, untuk mengambil miqat. Lokasi masjid tersebut berjarak sekitar 7 kilometer dari Masjidil Haram, Mekkah.
Dalam kesempatan itu, Megawati didampingi oleh putranya yang juga Ketua DPP PDIP, M. Prananda Prabowo, beserta istri, Nancy Prananda, serta putrinya yang menjabat sebagai Ketua DPR RI, Puan Maharani. Turut serta dalam rombongan umrah tersebut Ketua DPP PDIP bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah, dan Duta Besar Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, yang juga merupakan Ketua DPP PDIP bidang Agama (non-aktif).
Setelah prosesi mengambil miqat selesai, rombongan menuju Royal Guest House, yang merupakan pintu masuk menuju Masjidil Haram. Di sana, mereka menunaikan shalat Ashar berjamaah dan bersiap untuk melaksanakan rangkaian ibadah umrah.
Ibadah umrah yang dilakukan oleh Megawati dan keluarga kali ini bertepatan dengan momen menjelang bulan suci Ramadhan. Zuhairi Misrawi mengatakan bahwa hal ini memberikan makna tersendiri bagi rombongan.
Sebab itu, umrah kali ini sangat bermakna dan mempunyai arti penting dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, kata Zuhairi.
Ia juga menjelaskan bahwa di sela-sela ibadah, Megawati sekeluarga akan memanjatkan doa dan bermunajat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Menurutnya, doa tersebut dipanjatkan agar diberikan kekuatan dalam berjuang dan berkontribusi untuk negeri.
Ibu Megawati dan keluarga akan bermunajat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar diberi kekuatan dan kearifan dalam berjuang dan membangun negeri tercinta, tambahnya.
Zuhairi mengungkapkan bahwa puncak dari rangkaian ibadah umrah kali ini adalah doa khusus yang akan dipanjatkan oleh Megawati. Doa tersebut ditujukan untuk sejumlah tokoh bangsa, keluarga besar partai, serta seluruh rakyat Indonesia.










































