jpnn.com, BANDUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memastikan siap mengakuisisi atau takeover, pengelolaan Kebun Binatang atau Bandung Zoo melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Proses penjajakan dengan beberapa pihak terkait pun disebut sudah dilakukan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman mengatakan rencana mengambil alih kebun binatang jadi opsi, ketika nantinya seleksi yang dilakukan Pemkot Bandung tidak menemui jalan keluar.
Sebab, sampai hari ini Pemkot masih juga belum menunjuk pengelola baru dan mengajukan perpanjangan waktu proses lelang lembaga konservasi, dari yang sebelumnya 5 Mei, jadi 29 Mei 2026.
Dalam waktu tersebut Pemprov Jabar juga menjamin pakan hewan.
"Artinya ada waktu tiga minggu, karena kemarin dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) tanggung jawab sampai 5 Mei, dan sekarang yang tanggung jawab untuk pegawai dan Satwa itu Pemkot Bandung dan di-back up oleh kami," kata Herman, Kamis (7/5).
Herman melanjutkan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengharapkan agar Pemkot Bandung segera menemukan pengelola Kebun Binatang Bandung.
Namun, jika nantinya memang masih belum diputuskan maka Pemprov Jabar akan turun langsung mengelola melalui BUMD.











































