jpnn.com, JAKARTA - Kepolisian tengah mematangkan rencana pengamanan ketat untuk mengawal tingginya animo masyarakat di berbagai daerah dalam menyambut gelaran akbar Piala Dunia 2026.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan Polri akan menurunkan rencana pengamanan hingga ke tingkat kepolisian daerah (polda) maupun kepolisian resor (polres).
"Polri berkewajiban untuk melakukan pengamanan-pengamanan dalam antusias warga karena ini nanti akan kami jadikan suatu referensi dalam perencanaan pengamanan,” kata Truno dalam konferensi pers di Gedung TVRI, Jakarta, Kamis.
Trunoyudo mengatakan pengamanan akan diintensifkan di titik-titik yang berpotensi menjadi pusat kepadatan saat kegiatan nonton bersama (nobar), baik yang bersifat komersial maupun nonkomersial.
Untuk menciptakan rasa aman yang menyeluruh, Polri bersama TVRI, selaku lembaga penyiaran resmi Piala Dunia 2026 akan bersinergi menyusun rencana pengamanan sampai dengan ke tingkat daerah.
"Kami mengimbau, ini karena aspeknya adalah hiburan, kami yakin ini menjadi bagian untuk kita bersama-sama menjaga kegembiraan," ucap dia.
Pengamanan ketat itu diperlukan karena Polri menyadari perhelatan Piala Dunia akan menciptakan fenomena sosial-ekonomi di masyarakat. Untuk itu, Polri memastikan kehadiran negara dalam memberikan rasa aman bagi warganya.
Karopenmas turut mengingatkan masyarakat untuk menikmati momentum gelaran empat tahun sekali itu dengan tetap menjaga ketertiban.











































