KSSK: Stabilitas Keuangan TW I-2026 Terjaga, Tetap Waspada Potensi Gejolak Global

1 hour ago 16

 Stabilitas Keuangan TW I-2026 Terjaga, Tetap Waspada Potensi Gejolak Global

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut hasil asesmen Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menunjukkan kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan pada triwulan I 2026 tetap dalam kondisi terjaga.

Purbaya menyatakan capaian ini berhasil dipertahankan meskipun pasar keuangan global tengah mengalami peningkatan volatilitas yang dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah.

Memasuki April 2026, dinamika penyelesaian konflik di kawasan Timur Tengah tersebut masih menjadi faktor utama yang mendorong volatilitas pasar keuangan dunia.

Situasi geopolitik ini disebut memberikan tekanan signifikan terhadap berbagai instrumen keuangan global dan menjadi perhatian serius otoritas dalam negeri.

Perkembangan konflik tersebut juga memberikan dampak langsung terhadap sektor komoditas, terutama terkait potensi lonjakan harga energi.

Menyusul kondisi ini, Purbaya menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), akan terus mencermati dinamika ini.

"(KSSK) akan terus mencermati dan melakukan asesmen forward-looking atas kinerja perekonomian dan sektor keuangan terkini, seiring risiko ketidakpastian ekonomi global yang meningkat, sekaligus melakukan upaya mitigasi terkoordinasi, baik secara lembaga KSSK maupun lembaga lainnya," kata Purbaya pada Kamis (7/5).

Kendati kondisi global menekan Tanah Air, Menkeu menjelaskan kinerja ekonomi domestik pada awal tahun menunjukkan hasil yang positif.

Stabilitas sistem keuangan RI triwulan I-2026 terjaga, KSSK tetap waspada potensi kendala akibat gejolak global.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |