jpnn.com, JAKARTA - Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Kagungan Ratu, Tulang Bawang Udik, Lampung, memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat untuk memenuhi kebutuhan buah dan sayuran.
Langkah ini sebagai upaya menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto agar Program MBG memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kagungan Ratu yang dikelola Yayasan Persaudaraan Bumi Sriwijaya menjalin kemitraan dengan KWT untuk memastikan pasokan bahan pangan segar sekaligus meningkatkan pendapatan warga desa.
Kepala SPPG Kagungan Ratu, Agus Hermawan mengatakan kemitraan tersebut merupakan tindak lanjut arahan agar dapur MBG mengutamakan pembelian produk lokal.
“Kami mendapat masukan dari yayasan mitra untuk membeli produk lokal sehingga program MBG dapat memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujar Agus, Minggu (15/2/2026).
Ahli gizi SPPG Aulia Choirunnisa menambahkan kerja sama dengan petani lokal menjamin ketersediaan bahan baku segar sekaligus menjaga kualitas pemenuhan gizi.
Buah dan sayuran yang dipetik langsung dari kebun petani dinilai sangat membantu kelancaran produksi makanan bergizi.
Ketua KWT Kagungan Ratu, Riswanti Iriani menyambut baik kolaborasi tersebut karena membuka peluang kerja baru bagi ibu rumah tangga di desa.









































