jateng.jpnn.com, BANDUNG - Perjalanan Alfeandra Dewangga bersama Persib Bandung musim ini jadi bukti bahwa kerja keras tak pernah mengkhianati hasil.
Bek kiri asal Semarang itu perlahan mampu merebut hati pelatih Bojan Hodak dan kini menjadi bagian penting Maung Bandung di BRI Super League 2025/26.
Di awal musim, Dewangga memang belum mendapat banyak menit bermain. Namun, situasi berubah drastis. Dalam empat laga terakhir, pemain yang didatangkan dari PSIS Semarang itu selalu dipercaya tampil beruntun, termasuk saat Persib menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC, PSM Makassar, Persik Kediri, hingga laga panas kontra Persija Jakarta.
Dewangga menjalankan peran sebagai bek sayap kiri dengan solid. Disiplin bertahan, aktif membantu serangan, dan minim kesalahan membuat Bojan Hodak kian yakin menurunkannya sejak menit awal.
Kepercayaan itu berbuah manis. Persib Bandung sukses menutup paruh musim di puncak klasemen, sekaligus menjaga asa besar mencetak sejarah sebagai juara tiga kali beruntun di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Pasti sesuai ekspektasi karena kami memang menargetkan juara lagi. Targetnya jelas, ingin mencetak sejarah tiga kali juara berturut-turut di Indonesia,” ujar Dewangga.
Memasuki paruh kedua musim, motivasi Dewangga justru semakin berlipat. Dia menyadari persaingan di dalam tim akan makin ketat, terlebih muncul rumor Persib bakal mendatangkan sejumlah pemain baru di bursa transfer.
Bek berusia 23 tahun itu memilih fokus pada satu hal: bekerja keras dan mengikuti arahan pelatih.







































