jpnn.com - Seekor gajah ditemukan mati di areal hutan sekitar konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.
Polda Riau, Polres Pelalawan bersama tim gabungan kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian satwa dilindungi tersebut.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis menyampaikan bahwa kondisi gajah saat ditemukan sangat memprihatinkan.
Bagian kepala gajah diketahui telah terpotong dan bangkai gajah ditemukan dalam posisi duduk.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan saksi-saksi untuk mengetahui penyebab pasti kematian gajah tersebut,” ujar Jhon Kamis (5/2).
Pengecekan TKP melibatkan tim gabungan dari Polres Pelalawan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Riau, Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Riau, Polisi Kehutanan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), serta pihak PT RAPP.
Tim Bidlabfor Polda Riau yang dipimpin IPTU Imam Yusuf Hanura telah mengambil sejumlah sampel tanah di sekitar lokasi penemuan bangkai gajah untuk dilakukan pengujian laboratorium guna mendukung proses penyelidikan.
Jhon menjelaskan berdasarkan keterangan saksi pertama yang menemukan bangkai gajah, Winarno, mengaku mencium bau menyengat dari arah hutan pada Senin malam, 2 Februari 2026.










































