Industri AMDK Nasional Menggurita, Produksi Tembus 47 Miliar Liter Per Tahun

3 hours ago 21

Industri AMDK Nasional Menggurita, Produksi Tembus 47 Miliar Liter Per Tahun

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dewan Pengawas dan Pengurus Pusat ASPADIN periode 2025–2028. Foto dok. ASPADIN

jpnn.com, JAKARTA - Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia menunjukkan taji sebagai salah satu pilar ekonomi nasional yang tangguh.

Sektor AMDK bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan raksasa manufaktur yang tersebar merata dari Sabang hingga Merauke.

Data menunjukkan, kapasitas produksi AMDK kini mencapai angka fantastis yakni 47 miliar liter per tahun. Hal itu terungkap dalam pengukuhan jajaran pengurus baru ASPADIN (Perkumpulan Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia) periode 2025–2028 di Jakarta, Kamis (5/2) oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

"Sinergi yang kuat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan industri sekaligus meningkatkan daya saing sektor AMDK di tengah dinamika global," ujar Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar (Mintamger) Kemenperin, Merrijantij Punguan Pintaria. 

Kemenperin juga memaparkan potret kekuatan industri AMDK saat ini yang didukung oleh 707 pabrik yang beroperasi di seluruh penjuru negeri.

Penyebaran AMDK juga proporsional, sebanyak 54% pabrik berada di Pulau Jawa, sementara 46% lainnya sukses melakukan penetrasi ke luar Pulau Jawa.

"Di sisi lain, tingkat utilisasinya tinggi, di mana pada tahun 2024, tingkat utilisasi industri ini tercatat stabil di angka 71,62%," katanya.

Sementara, dari sektor penyerapan tenaga kerja industri air minum dalam kemasan menyerap ribuan tenaga. AMDK menjadi tumpuan hidup bagi sekitar 46 ribu tenaga kerja langsung.

Industri AMDK nasional menggurita, mampu memproduksi tembus 47 miliar liter per tahun.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |