jpnn.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membantah informasi yang beredar di media sosial terkait aktivitas armada pengangkut sampah wilayah mereka di Bogor, Jawa Barat.
Hal demikian seperti disampaikan Kepala Dinas Kominfo Pemkot Tangsel TB Asep Nurdin melalui keterangan persnya, Kamis (5/2).
Asep menyebut armada yang terekam dalam dokumentasi beredar sama sekali tidak memiliki keterkaitan operasional dengan Pemkot Tangsel.
"Kami pastikan bahwa truk-truk yang terlihat dalam video maupun foto yang beredar bukan merupakan armada milik Pemkot Tangsel dan bukan pula armada milik mitra pihak ketiga yang memiliki ikatan kontrak resmi dengan kami dalam pengelolaan sampah," ujar Asep, Kamis.
Dia menuturkan Pemkot Tangsel memiliki protokol ketat dalam distribusi dan pengangkutan sampah.
Asep mengatakan seluruh armada resmi memiliki identitas fisik yang spesifik seperti pelat nomor terdata dalam sistem, serta rute perjalanan telah ditentukan.
"Terdapat mekanisme pengawasan dan evaluasi rutin yang menutup celah bagi adanya tindakan pembuangan sampah sembarangan di luar lokasi resmi. Jika ada armada yang melanggar prosedur, sistem kami akan langsung mendeteksi hal tersebut," ujar dia.
Pemkot Tangsel, kata Asep, mendukung tindakan tegas otoritas di wilayah dalam menjaga kelestarian lingkungan terkait aktivitas armada pengangkut sampah.










































