jatim.jpnn.com, SURABAYA - Perusahaan teknologi global Epson secara resmi memaparkan peta jalan (roadmap) dan arah strategi bisnisnya untuk tahun 2026.
Dalam rangkaian acara Media Gathering 2025 yang dipadukan dengan Focus Group Discussion (FGD) di Bangkok, Thailand, Epson menegaskan komitmennya untuk memimpin pasar melalui inovasi teknologi yang efisien, ramah lingkungan, dan berorientasi pada sektor Business-to-Business (B2B).
Kegiatan strategis ini dihadiri perwakilan media dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain sebagai ajang silaturahmi, forum ini menjadi wadah penting bagi Epson untuk menyelaraskan visi perusahaan dengan perkembangan kebutuhan industri di Tanah Air.
Jajaran pimpinan Epson menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum krusial dalam memperluas adopsi teknologi cetak hemat energi, seiring meningkatnya kesadaran pasar terhadap solusi teknologi berkelanjutan.
Epson meyakini performa tinggi tidak harus mengorbankan kelestarian lingkungan. Perusahaan berkomitmen menghadirkan solusi teknologi yang tidak hanya unggul dari sisi produktivitas, tetapi juga mampu menekan biaya operasional sekaligus mengurangi jejak karbon di berbagai sektor industri.
Agenda utama dalam rangkaian acara tersebut adalah sesi FGD yang membahas transformasi digital di Indonesia. Sejumlah topik dikupas, mulai dari perkembangan teknologi printing masa depan, kebutuhan solusi B2B yang lebih produktif, hingga akselerasi digital di sektor pendidikan dan korporasi.
Menariknya, Epson juga menyoroti kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Perusahaan mendiskusikan strategi peningkatan konten lokal sebagai bentuk dukungan terhadap industri dalam negeri agar semakin kompetitif di pasar global.
Sesi interaktif ini memberi ruang bagi para jurnalis menyampaikan perspektif daerah terkait tantangan teknologi di berbagai wilayah Indonesia. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi manajemen Epson dalam merancang produk dan layanan ke depan.






































