jpnn.com, JAKARTA - Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai konten Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang sedang memilih buku di Blok M, Jakarta Selatan, sebagai komunikasi efektif pejabat publik mendekatkan pemerintah dengan rakyat.
"Kalau pola seperti ini yang terus dijalankan, ya, saya kira publik juga lama-lama akan merasakan bedanya," kata Hensa kepada wartawan, Senin (20/4).
Diketahui, Teddy melalui akunnya di Instagram pada Minggu (19/4) kemarin mengunggah video sedang berburu buku lawas di kawasan Blok M.
Dia bahkan ke Blok M dengan mengenakan kaos berkelir biru dan sandal berwarna putih. Tampak seseorang menemani alumnus Akmil 2011 itu.
Hensa tidak memandang negatif kata pencitraan seorang pejabat, seperti ketika berbelanja buku ke Blok M.
Menurutnya, membangun citra positif itu menjadi bagian yang sah dari komunikasi publik seorang pejabat negara.
"Saya selalu bilang, pencitraan positif itu bagian dari kerjaan pejabat publik, bukan sesuatu yang perlu ditutup-tutupi," ungkap dia.
Hensa mengingatkan saat ini yang perlu dijaga ialah batasan antara melakukan pencitraan untuk kepentingan institusi dan pribadi.








































