jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Terminal Giwangan Yogyakarta mulai bersiap menyambut gelombang pemudik pada masa Angkutan Lebaran 2026. Sebagai Terminal Tipe A, berbagai peningkatan sarana dan prasarana (sarpras) dilakukan guna memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang yang diprediksi akan melonjak dalam waktu dekat.
Kepala Terminal Giwangan Sigit Saryanto menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah renovasi dan penambahan fasilitas strategis. Langkah ini diambil untuk memberikan pelayanan prima bagi para pemudik yang singgah di Kota Gudeg.
Beberapa pembaruan sarpras di Terminal Giwangan, meliputi lokasi tiketing baru untuk mempermudah akses pembelian tiket yang lebih teratur, titik jemput ojek online, perluasan area tunggu guna mengantisipasi kepadatan serta menampung peserta program mudik gratis, dan penambahan kapasitas parkir baik untuk armada bus maupun kendaraan pribadi penumpang.
Selain fasilitas fisik, aspek keselamatan armada menjadi prioritas utama. Sigit menegaskan bahwa setiap bus yang akan diberangkatkan wajib melewati pemeriksaan kelaikan jalan atau ramp check.
"Pelaksanaan ramp check untuk semua armada bus yang mau berangkat dari terminal dilakukan baik secara digitalisasi maupun manual," ujar Sigit, Senin (9/3).
Penerapan sistem digital ini diharapkan dapat mempercepat proses pengecekan sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan akibat kendala teknis pada kendaraan.
Untuk meningkatkan kenyamanan, Terminal Giwangan juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang yang ramah keluarga, di antaranya ruang kesehatan bagi penumpang yang merasa kurang sehat saat perjalanan, ruang laktasi bagi ibu menyusui, dan playground tempat bermain anak untuk mengurangi kejenuhan saat menunggu keberangkatan.
Terkait pergerakan penumpang, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho memberikan estimasi waktu kedatangan pemudik.





































