jpnn.com, JAKARTA - Stanford Seed Indonesia membuka pendaftaran program scale-up bisnis angkatan 2027 guna mendorong pertumbuhan kewirausahaan berdampak tinggi di Indonesia.
Program ini merupakan inisiatif Stanford Graduate School of Business yang berfokus pada pengembangan bisnis di pasar berkembang.
Direktur Global Stanford Seed, Jeffrey S. Prickett, menyatakan bahwa program ini menitikberatkan pada transformasi bisnis terukur dan penguatan kepemimpinan.
Menurutnya, pendekatan tersebut membedakan wirausahawan yang mampu melakukan scale-up dengan yang stagnan, khususnya di kawasan Afrika, Asia Selatan, dan Indonesia.
“Kami mempertemukan dosen Stanford GSB dan penasihat lokal berpengalaman secara langsung dengan tantangan spesifik yang dihadapi para CEO setiap hari di pasar yang masih dianggap sekunder oleh banyak sekolah bisnis," ujar Jeffrey saat memperkenalkan Program Seed Transformation di Jakarta, Selasa (5/5).
Mereka membawa serta tim manajemen, bukan hanya CEO, pembelajaran ‘mendarat’ dengan cara yang berbeda.
"Pembelajaran itu tidak berhenti pada satu orang, namun mengubah cara seluruh tim kepemimpinan berpikir, berkomunikasi, dan mengambil keputusan bersama—dan hal ini tercermin secara kuantitatif dalam hasil bisnis,” ujar Jeffrey.
Jeffrey memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam transformasi bisnis yang mencakup pembangunan ekonomi, pendidikan, dan kepemimpinan global.










































