jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mulai melakukan langkah preventif penanggulangan banjir.
Salah satunya dengan membangun sumur resapan sedalam 30 meter di Komplek Siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama.
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, saat meninjau lokasi pada Selasa (5/5/2026), menyatakan bahwa pemilihan lokasi ini didasarkan pada pemetaan titik-titik rawan banjir di wilayah tersebut. Sebagai tahap uji coba, Pemkot Jaksel menargetkan pembangunan sekitar 100 sumur resapan dalam di area tersebut.
"Saya mencoba mencari titik-titik permasalahan banjir di sini. Rencananya, kita akan membuat sumur resapan dalam dengan kedalaman sekitar 30 meter, mungkin kita akan membangun sekitar 100 sumur sebagai uji coba," ujar Anwar saat meninjau lokasi pembuatan sumur resapan di Komplek Siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Jakarta Selatan, Selasa.
Kunjungan tersebut, kata dia, menanggapi terkait area komplek Seskoal yang sempat tergenang akibat hujan deras pada Senin (4/5) sore.
Dia mengatakan kunjungan itu dilakukan untuk mencari titik persoalan yang terjadi, sehingga nantinya dapat menemukan solusi.
"Mudah-mudahan, langkah ini dapat mencegah terjadinya penurunan muka tanah (land subsidence), dan kita bisa melihat sendiri bahwa permukaan tanah di sini sudah mulai turun,” tutur Anwar.
Selama ini, sambung dia, air hujan langsung dialirkan ke sungai, padahal sungai sudah tidak mampu lagi menampung beban air tersebut. Banyak area sungai yang sudah diokupasi oleh masyarakat untuk permukiman dan sebagainya.










































