jpnn.com, JAKARTA - Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Muntok terus berinovasi membekali narapidana dengan keterampilan teknik produksi ternak ayam Merawang Petelur.
Kepala Rutan Kelas IIB Muntok, Andri Ferly, mengatakan program ini dirancang untuk mencetak wirausahawan baru di sektor peternakan pasca bebas nanti.
Dia menjelaskan pemilihan ayam Merawang Petelur menjadi fokus utama karena merupakan unggas khas daerah Bangka Belitung yang memiliki potensi ekonomi tinggi
Para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) diajak untuk turun tangan langsung mengelola siklus peternakan secara profesional.
“Peserta diberi pengetahuan cara menjaga ternak ayam dari penyakit dan tata cara pemeliharaan, seperti menjaga kondisi kandang yang kering, udara yang cukup, pemisahan anak ayam dan ayam dewasa, dan lain lain," kata Ferly dalam keterangan yang diterima JPNN.com, Sabtu (14/3).
Selain itu, para WBP juga dibekali keterampilan praktis mengenai pembuatan pakan ternak dan teknik pengendalian penyakit.
Dia berharap program itu dapat berkontribusi nyata terhadap penguatan sektor ketahanan pangan.
"Program ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan keterampilan, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan potensi yang ada di lingkungan Rutan," jelasnya.









































