jpnn.com, BOGOR - Komisi IV DPRD Kota Bogor mendorong peningkatan pelayanan darurat melalui pengadaan mobil rescue dan relokasi pos strategis dalam rapat kerja bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan realisasi anggaran 2026 berjalan tepat sasaran.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, mengungkapkan salah satu rencana prioritas pada 2026 adalah pemindahan Pos Pemadam Kebakaran dari kawasan Yasmin ke wilayah Curug. Relokasi dinilai penting untuk memperkuat jangkauan layanan.
Menurut Banu, pemindahan dilakukan karena kondisi pos di Yasmin terdampak bencana, sementara lokasi Curug dianggap lebih strategis dalam menjangkau wilayah pelayanan yang lebih luas, khususnya Kecamatan Bogor Barat dan Tanah Sareal.
“Kami di Komisi IV mendukung penuh rencana ini. Lokasi di Curug sangat strategis untuk mempercepat akses penanganan kebakaran maupun kedaruratan lainnya,” ujar Banu, dalam keterangannya, Jumat (13/2).
Selain relokasi pos, Komisi IV juga menyoroti kebutuhan mendesak armada penyelamatan. Saat ini Damkar Kota Bogor hanya memiliki dua unit mobil rescue, dengan satu unit di antaranya sudah tidak layak pakai.
Banu menjelaskan, kebutuhan ideal mencapai lima unit mobil rescue. Pada 2026 direncanakan penambahan satu unit baru, sedangkan pengadaan lanjutan ditargetkan pada 2027.
“Mobil rescue ini sangat penting karena laporan masyarakat saat ini tidak melulu soal api. Banyak panggilan darurat medis atau penyelamatan lain yang membutuhkan armada ini,” katanya.










































