OTT KPK, Pak Marno Sempat Menghubungi Sekda Cilacap, tetapi Tidak Dijawab

4 hours ago 19

OTT KPK, Pak Marno Sempat Menghubungi Sekda Cilacap, tetapi Tidak Dijawab

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com

jpnn.com - SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) buka suara soal terjeratnya Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) pada Jumat (13/3).

Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno menyatakan prihatin atas terjaringnya orang nomor satu di Bumi Wijayakusuma tersebut dalam operasi senyap lembaga antirasuah.

"Kami prihatin dengan situasi ini. Saya dapat info kalau terjadi OTT di Cilacap. Secara detail kami belum tahu kondisi ini," katanya, Sabtu (14/3).

Selain menangkap Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, KPK juga menciduk 26 orang lainnya dalam OTT kali ini.

Termasuk di dalamnya ada nama Sekda Kabupaten Cilacap Sadmoko Danardono.

"Tadinya tidak tahu kalau Pak Sekdanya kena juga. Sempat saya kontak, tetapi tidak dijawab," ujar Sumarno.

Kendati begitu, Sumarno mengatakan pelayanan birokrasi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap seusai OTT KPK akan berjalan seperti biasa. Terlebih menjelang arus mudik Lebaran 2026 dan perayaan Idulfitri tahun ini.

"Kami berharap teman-teman di Cilacap tetap melakukan pelayanan masyarakat agar berjalan dengan baik. Nanti kami asistensi di sana. Pelayanan harus tetap berjalan. Makanya nanti kami pastikan pelayanan dan asistensinya kesana untuk aktivitasnya," kata Sumarno.

Sumarno menyatakan keprihatinannya terkait nasub Bupati Cilacap yang terkena OTT KPK pada Jumat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |