Lawan Rekor Kasus Tertinggi, Pemprov Sumsel Suntikkan Vaksin Dengue ke 7.500 Siswa

2 hours ago 26

Lawan Rekor Kasus Tertinggi, Pemprov Sumsel Suntikkan Vaksin Dengue ke 7.500 Siswa

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. Foto: Cuci Hati/JPNN.com.

jpnn.com, PALEMBANG - Merespon tingginya angka kasus demam berdarah dengue (DBD), Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi memulai program pemantauan aktif vaksinasi dengue. 

Sebab, pada tahun 2025 menempatkan Palembang sebagai titik merah dengan angka 968 kasus dan tiga kematian. 

Langkah ini merupakan intervensi langsung untuk mengejar target "Zero Dengue Death" pada Tahun 2030 mendatang. 

Program yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel bersama Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya ini berfokus pada siswa usia 6-10 tahun di 60 sekolah dasar. 

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan jika untuk mencapai target ambisius tersebut, pemerintah tidak bisa lagi hanya mengandalkan pendekatan musiman.

“Pemerintah Provinsi Sumsel memiliki komitmen kuat menuju nol kematian akibat dengue pada 2030. Untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan langkah yang lebih proaktif, berbasis data, dan melibatkan kolaborasi lintas sektor," sampai Deru, Kamis (19/2/2026).

"Inisiatif di Palembang ini mencerminkan komitmen kita untuk melindungi generasi muda dan memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat,” sambung Deru.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel dr. Trisnawarman mengungkap bahwa urgensi program ini sangat tinggi karena data tujuh tahun terakhir mencatat 41 persen kematian akibat dengue di Sumsel terjadi pada kelompok usia 5-14 tahun.

Pemprov Sumatera Selatan bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Unsri melakukan penyuntikan vaksin dengue ke 7.500 siswa.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |