jpnn.com, JAKARTA - Yayasan Bakti Barito bersama STiR Education kembali menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP).
Penandatanganan Mou tersebut menandai Fase 2 implementasi program di Indonesia.
Selain itu, menegaskan komitmen bersama meningkatkan hasil belajar dengan menumbuhkan kembali motivasi intrinsik para guru, kepala sekolah, pengawas, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Lembaga penjaminan mutu di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah itu akan menjadi mitra strategis dalam penguatan sistem pendidikan.
Setelah melalui lebih dari empat tahun pembelajaran dan implementasi di Indonesia, Fase 2 dirancang untuk memastikan program dapat berjalan berkelanjutan.
Fokus utamanya, menjangkau lebih banyak daerah melalui penguatan sistem pendidikan yang sudah terbentuk di tingkat daerah.
Direktur Eksekutif Yayasan Bakti Pendidikan Unggul–Program STiR Indonesia, Yoni Nurdiansyah menilai kemitraan dengan BBPMP langkah penting untuk memperkuat peran motivasi intrinsik.
Yoni menambahkan Fase 2 memungkinkan untuk bekerja lebih erat dengan mitra pemerintah mendorong peningkatan sistem secara menyeluruh.










































