jpnn.com, TANGERANG SELATAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebutkan dugaan cemaran aliran kali di Serpong berasal dari gudang penyimpanan bahan kimia pestisida di Taman Tekno, Kecamatan Setu yang mengalami kebakaran.
Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian, Pencemaran, dan Pengawasan Lingkungan (P3L) DLH Tangsel Hadiman menyampaikan berdasarkan hasil penelusuran lapangan ditemukan adanya sumber pencemaran yang berasal dari cairan kimia.
"Iya dari cairan kimia di lokasi kebakaran," ucapnya, Senin.
Menurutnya, cairan kimia tersebut berasal dari gudang penyimpanan pestisida. Gudang itu terjadi kebakaran sehingga sejumlah bahan kimia dilakukan penyemprotan oleh Damkar dan tersebar ke bantaran kali.
"Akibatnya bahan cairan kimia terbawa arus hingga mengalir ke anak kali yang berwarna putih dengan aroma menyengat. Jadi dia (lokasi yang kebakaran) enggak ada produksi," terangnya.
Akibat kondisi tersebut, kondisi aliran kali mengalami perubahan warna dan berbau. Bahkan, ikan yang berada dalam aliran kali itu mengambang mati akibat terpapar cairan pestisida dari lokasi gudang penyimpanan yang kebakaran.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Omay Komarudin menyampaikan bahwa kondisi kebakaran di gudang tersebut kini telah dapat tertangani.
"Untuk api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas selama," tuturnya.










































