Pembunuhan Gajah Sumatra Dikecam, Jaringan Pemburu akan Dikejar

2 hours ago 22

Pembunuhan Gajah Sumatra Dikecam, Jaringan Pemburu akan Dikejar

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu (7/2). Source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengecam keras dan berjanji menindak tegas jaringan pemburu yang diduga membunuh seekor gajah sumatera di areal konsesi perusahaan di Riau. Ia menilai peristiwa ini sebagai tindakan sadis.

“Ini adalah suatu hal yang sangat sadis, tidak memenuhi standar nilai-nilai dasar kemanusiaan kita. Oleh karena itu, sekali lagi tidak ada ampun bagi siapa pun orang yang masih melakukan pembunuhan liar terhadap satwa langka di Indonesia,” kata Menhut saat ditemui di Jakarta, Senin (9/2).

Dia menambahkan, “Yang paling penting, pesan saya sangat kuat dan jelas, kalau (pelakunya) ketemu kita tidak akan kasih ampun.”

Menhut mengaku telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus yang terjadi pada awal bulan ini.

“Saya sudah menelepon langsung Kapolda Riau, dan beliau sudah turun ke lapangan bersama dengan kepala balai kami untuk melakukan investigasi,” ujarnya.

Kasus kematian gajah jantan diperkirakan berusia di atas 40 tahun itu pertama kali dilaporkan oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP). Hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi cedera kepala berat, diduga akibat luka tembak, yang memperkuat dugaan tindak kejahatan.

Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan Dwi Januanto Nugroho memastikan intensifikasi upaya untuk membongkar jaringan di balik pembunuhan satwa langka yang dilindungi tersebut. (antara/jpnn)


Menhut kecam pembunuhan gajah sumatera di Riau, janji tindak tegas jaringan pemburu dan koordinasi dengan kepolisian.


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |