jpnn.com, SEMARANG - Bea Cukai memperkuat asistensi ekspor melalui kegiatan Customs Visit Customer (CVC) di Semarang dan Belitung.
Upaya tersebut dilakukan guna mendukung perdagangan internasional dan meningkatkan daya saing industri nasional.
CVC merupakan sarana strategis untuk membangun komunikasi dua arah antara Bea Cukai dan dunia usaha.
Melalui kegiatan ini, Bea Cukai hadir memberikan pendampingan agar pelaku usaha memahami ketentuan kepabeanan secara utuh.
“Jadi nantinya kegiatan ekspor dapat berjalan lancar dan sesuai regulasi,” kata Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo dalam keterangannya, Senin (9/2).
Di Semarang, Bea Cukai Tanjung Emas melaksanakan CVC ke PT Bonanza Megah untuk membahas rencana ekspor Refined Used Cooking Oil (UCO) pada Rabu (4/2).
Kunjungan ini dilakukan seiring pemberlakuan regulasi baru dari Kementerian Perdagangan terkait ketentuan ekspor produk turunan kelapa sawit sebagaimana diatur dalam Permendag Nomor 2 Tahun 2025.
Diskusi juga melibatkan PT Kurnia Sari Utama dan PT Gapura Mas Lestari dengan fokus memastikan kesiapan perusahaan dalam memenuhi persyaratan ekspor minyak jelantah olahan.










































