jpnn.com, PALEMBANG - Polda Sumsel (Sumatera Selatan) mengambil langkah ekstra dalam mengawal arus mudik tahun ini.
Berdasarkan data Operasi Ketupat Musi 2026 periode 13-20 Maret terjadi eskalasi mobilitas masyarakat yang cukup masif dibandingkan tahun lalu.
Guna menjamin kelancaran, kepolisian telah meningkatkan intensitas pengamanan hingga 21,3 persen.
Polda Sumsel tidak hanya berdiam diri melihat kepadatan yang meningkat. Fokus pada pencegahan menjadi prioritas utama guna meminimalisir risiko di lapangan.
Polda Sumsel melakukan kegiatan preemtif dan preventif yang mencapai 20.495 giat, meningkat dari 16.895 giat pada 2025.
Kegiatan preventif menjadi faktor dominan dengan kenaikan signifikan hingga 40,5 persen.
Di sisi lain, seluruh moda transportasi mencatat peningkatan tajam.
Terminal bus menjadi yang tertinggi dengan kenaikan 56,2 persen, disusul transportasi udara naik 36,8 persen dan kereta api meningkat 21,3 persen.











































