jpnn.com, JAKARTA - Acara festival musik The Sounds Project mendadak mendapat sorotan tajam dari publik.
Hal itu merupakan buntut beredarnya sebuah video viral di salah satu booth sponsor The Sounds Project.
Pada booth itu menampilkan sekelompok orang membuat tantangan menghafal salah satu surat dalam Al-Quran, untuk mendapatkan hadiah berupa sebotol miras.
Hal itu kemudian menimbulkan kecaman dari banyak pihak yang turut menyeret nama The Sounds Project.
Dalam unggahan di akun resmi Instagram mereka, pihak penyelenggara The Sounds Project lantas memberikan tanggapan soal dugaan penistaan agama, yang terjadi di salah satu booth sponsor minuman keras tersebut.
"Melalui pesan ini, kami ingin menyampaikan sikap resmi terkait beredarnya video dan unggahan mengenai kejadian di salah satu booth sponsor, yakni Newport, dalam penyelenggaraan acara pada tanggal 9 Agustus 2026," tulis The Sounds Project melalui akunnya di Instagram dikutip Selasa (11/8).
"Kami membutuhkan waktu untuk sampai pada pernyataan ini. Kejadian tersebut melibatkan banyak pihak dan harus kami pastikan kebenarannya, agar langkah yang kami ambil dapat dipertanggungjawabkan," sambungnya.
Pihak The Sounds Project turut mengungkapkan kekecewaan atas dugaan peristiwa yang terjadi.








































