jpnn.com - BANDUNG - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno meminta pemerintah menindak tegas penebangan pohon yang diduga dilakukan secara ilegal dan berkaitan dengan kepentingan komersial, termasuk pembangunan lapangan padel yang dilengkapi videotron.
Eddy mengatakan itu saat menyoroti penebangan sejumlah pohon di Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Jawa Barat. "Saya memang dari awal sudah menaruh perhatian besar terhadap pemotongan pohon yang dilakukan secara ilegal, indikasinya untuk pelaksanaan pembangunan padel yang ada videotronnya," kata Eddy di Balai Kota Bandung, Selasa (11/8).
Dia menegaskan persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele. Menurut dia, kepentingan komersialisasi lahan tidak seharusnya mengorbankan lingkungan.
"Ini yang mengkhawatirkan, karena demi komersialisasi lahan, kemudian masalah lingkungan itu dikorbankan. Apalagi ini indikasinya tidak berizin," ungkapnya.
Politikus Partai Amanat Nasional itu mengatakan bahwa persoalan tersebut membutuhkan penanganan cepat dan tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Dia menegaskan bahwa langkah penegakan hukum menjadi salah satu kunci penting. Menurut dia, sanksi terhadap pelanggaran tidak hanya berupa ganti rugi sesuai ketentuan peraturan daerah, tetapi juga perlu mempertimbangkan langkah hukum yang memberikan efek jera.
"Penanganan yang cepat dan penanganan yang tegas, untuk mencegah jangan sampai terulang lagi kejadian yang serupa, tidak hanya di Kota Bandung, tetapi di seluruh Indonesia," katanya.
Eddy bahkan mendorong supaya perlindungan terhadap pohon mendapat perhatian lebih kuat dalam revisi Undang-Undang Lingkungan Hidup yang tengah dibahas di DPR.








































