Jangan Main-Main, Mentan Siap Blacklist Pengusaha yang Manipulasi Harga Pakan & Telur

2 hours ago 16

Jangan Main-Main, Mentan Siap Blacklist Pengusaha yang Manipulasi Harga Pakan & Telur

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman (kedua kiri) saat Rapat Pengunggasan Nasional di Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). ANTARA/Moch Asim

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengancam mencabut izin usaha serta izin impor para pelaku usaha yang kedapatan memanipulasi harga pakan ternak dan telur di pasar domestik.

Langkah tegas ini diambil pemerintah guna menjaga stabilitas harga nasional sekaligus melindungi para peternak lokal dari praktik spekulasi

“Bagi siapapun yang kedapatan bermain-main atau mengambil kesempatan dalam kesempitan, kami tidak akan segan-segan untuk langsung mencabut izin usahanya,” kata Amran usai Rapat Pengunggasan Nasional di Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Surabaya, Jawa Timur, Selasa.

Ia menegaskan pemerintah tidak akan memberikan kembali izin impor kepada pelaku usaha yang terbukti melanggar kebijakan harga pakan dan telur.

Menurut Amran, pemerintah bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog telah menyusun mekanisme pengawasan harga pakan dan telur hingga akhir tahun.

Ia mengatakan pemerintah juga mempertahankan harga pakan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan Bulog guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.

Selain itu, pemerintah mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyerap telur peternak lokal sesuai aturan dan petunjuk teknis baru yang telah diterbitkan.

Amran menyebut lebih dari 70 persen SPPG yang terdaftar telah menyatakan patuh terhadap kewajiban penyerapan telur peternak lokal tersebut.

Mentan Amran mengancam mencabut izin usaha serta izin impor para pelaku usaha yang kedapatan memanipulasi harga pakan ternak dan telur di pasar domestik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |