Musim Hujan Diprediksi Mundur ke Januari 2026, Petani Diminta Waspadai Dampak El Nino Kuat

14 hours ago 19

Musim Hujan Diprediksi Mundur ke Januari 2026, Petani Diminta Waspadai Dampak El Nino Kuat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kepala Tim Pakar PPI-ITB, Tri Wahyu Hadi dalam diskusi 'El Nino Sangat Kuat 2026-207 dan Potensi Dampaknya di Indonesia' di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (13/8/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Fenomena El Nino yang menguat perlu diwaspadai karena berpotensi membuat musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia datang lebih lambat. 

Kepala Tim Pakar PPI-ITB, Tri Wahyu Hadi, mengatakan El Nino kuat biasanya berpengaruh terhadap mundurnya awal musim hujan di Indonesia. 

"Awal musim hujan di Indonesia itu bervariasi, tetapi di Jawa umumnya itu Desember," kata Tri Wahyu dalam diskusi 'El Nino Sangat Kuat 2026-2027 dan Potensi Dampaknya di Indonesia' di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (13/8/2026). 

Namun, menurut dia, kondisi El Nino yang kuat berpotensi membuat musim hujan mundur hingga awal Januari atau bahkan pertengahan Januari. 

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama bagi sektor pertanian. 

Sebab, mundurnya musim hujan akan berdampak langsung terhadap kalender tanam petani yang selama ini menyesuaikan waktu tanam dengan datangnya hujan. 

"Biasanya petani nanam di Desember atau November bahkan, tapi harus mundur ke Januari dan itu akan menurunkan produktivitas cukup signifikan," jelasnya. 

Dia menjelaskan, El Nino merupakan fenomena iklim yang dapat meningkatkan kondisi kering di Indonesia.

Fenomena El Nino berdampak pada prediksi musim hujan yang mundur ke awal atau pertengahan Januari 2026 di Indonesia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |