jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum PP DPP Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Arief Hidayat menyebut dokumen negara jilid kedua yang memuat draf otentik pembahasan BPUPK dan PPKI telah ditemukan dan dipublikasikan secara resmi ke publik.
Arsip negara tersebut memastikan ditemukannya lembaran krusial, yakni halaman pertama dan terakhir naskah asli pidato Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno pada 1 Juni 1945.
Sebelumnya, kata Arief, arsip negara itu sempat dinyatakan hilang atau tidak ditemukan, sehingga menuai perhatian bersama.
Hal demikian dikatakan dia dalam Pernyataan Kebangsaan Indonesia Ambeg Paramarta yang diselenggarakan di markas DPP PA GMNI, Jalan Cikini Raya Nomor 69, Jakarta Pusat, Kamis (13/8).
"Syukur alhamdulillah pada detik-detik terakhir, akhirnya dokumen halaman pertama dan halaman 29 ditemukan, sehingga menambah keyakinan kita bersama yang tergabung dalam murid ideologi Bung Karno," kata Arief dalam pertemuan di kantor DPP PA GMNI, Jakarta, Kamis.
Menurut Arief, dokumen ini membuktikan secara mutlak bahwa pidato Bung Karno 1 Juni yang secara sah menjawab pertanyaan Ketua BPUPK Radjiman Wedyodiningrat mengenai dasar negara Indonesia merdeka.
"Pidato Bung Karno 1 Juni, lah, yang menjawab pertanyaan Ketua BPUPK mengenai dasar negara, yaitu Pancasila, sehingga saling carut-marut mengenai sebenarnya lahirnya Pancasila kapan itu pun sudah terjawab," kata guru besar ilmu hukum tersebut.
Arief dalam pidato turut berbicara mengenai arah perjalanan negara yang dinilai kerap mengalami pasang surut dan menjauh dari cita-cita luhur para pendiri bangsa atau founding fathers.








































