Masyarakat Bandung Minta Jalur Sepeda Terproteksi Ditambah

2 hours ago 15

Masyarakat Bandung Minta Jalur Sepeda Terproteksi Ditambah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Komunitas Bike to Work (B2W) dalam acara Peresmian Gerakan Nyapeda-Nyakola di Balai Kota Bandung, Sabtu (22/8/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Tak sedikit pelajar di Kota Bandung yang memilih sepeda sebagai moda transportasi menuju sekolah.

Namun, keselamatan mereka masih menjadi persoalan, lantran ketersediaan jalur sepeda yang terproteksi belum memadai.

Salah seorang guru SMPN 36 Bandung, Endang Mujiyatiningsih, mengatakan cukup banyak siswa di sekolahnya yang berangkat menggunakan sepeda.

Sayangnya, pemahaman para pelajar mengenai tata cara bersepeda yang aman di jalan raya masih minim.

"Banyak anak-anak yang ternyata ke sekolah pakai sepeda, hanya mereka tuh belum tahu secara edukasinya bagaimana cara menggunakan sepeda ke sekolah," kata Endang seusai acara Peresmian Gerakan Nyapeda-Nyakola di Balai Kota Bandung, Sabtu (22/8/2026).

Menurut Endang, dirinya mengikuti Gerakan Nyapeda-Nyakola untuk memberikan edukasi kepada para pelajar, mengenai keamanan dan keselamatan saat bersepeda.

Dia juga mendirikan komunitas sepeda di SMPN 36 Bandung bersama Bike to Work, Bike Street, dan Polsku.

"Jadi intinya ikut begini tuh edukasi buat anak-anak. Kan kalau kita misalnya di sekolah aja kemudian memberikan edukasi tertib lalu lintas enggak bisa ya, abstrak ya, tapi kalau misalnya dengan turun ke jalan jadi mereka sedikit-sedikitnya tahu gitu," ujarnya.

Banyak pelajar Bandung bersepeda ke sekolah, tetapi minimnya jalur terproteksi dan edukasi keselamatan menjadi perhatian B2W Bandung.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |