Info dari Seskab Teddy: Ada Tambahan Pesawat untuk Modifikasi Cuaca di Lokasi Karhutla

5 hours ago 15

 Ada Tambahan Pesawat untuk Modifikasi Cuaca di Lokasi Karhutla

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di ruang pers Istana Negara, Jakarta Pusat. Foto: arsip JPNN.com/Ryana Aryadita

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan pemerintah terus memperkuat operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan karhutla di sejumlah wilayah dengan potensi kebakaran tinggi.

Menurut pejabat berlatar belakang militer dengan pangkat letnan kolonel itu, sebanyak 52 pesawat telah dikerahkan untuk mendukung operasi pemadaman karhutla di enam provinsi di Sumatra dan Kalimantan.

Teddy menuturkan lima pesawat TNI Angkatan Udara kembali diberangkatkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur, pada Jumat (21/8) siang.

“Lima pesawat TNI AU kembali diberangkatkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur untuk memperkuat 30 armada BNPB yang telah beroperasi di tiga provinsi terdampak di Kalimantan,” ucap Teddy.

Selain lima pesawat tersebut, TNI AU juga menyiagakan sejumlah pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Armada tersebut disiapkan untuk bergerak sewaktu-waktu sesuai kebutuhan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan perkembangan situasi di lapangan.

Merujuk laporan Kepala BNPB Suharyanto, Teddy menyebut 52 pesawat telah dikerahkan dalam operasi penanganan karhutla di enam provinsi dengan potensi kebakaran tinggi, yakni Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.

“Dari jumlah tersebut, 30 pesawat beroperasi di wilayah Kalimantan dan 22 pesawat di wilayah Sumatra,” kata Teddy.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan pemerintah terus memperkuat operasi penanganan karhutla di sejumlah wilayah dengan potensi kebakaran tinggi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |