jpnn.com, PURWAKARTA - Kasus kematian Sumarna (40 tahun) yang merupakan satpam di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, masih meninggalkan tanda tanya besar.
Hampir sebulan berlalu pasca-kematian Sumarna dengan kondisi tangan terborgol, polisi belum juga menangkap dan mengungkap tersangka pembunuhan.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, jajarannya melalui tim penyidik Polres Purwakarta, masih melakukan proses penyelidikan.
"Kita doakan tim penyidik Polres Purwakarta, mudah-mudahan segera terungkap," kata Hendra saat dikonfirmasi, Sabtu (22/8/2026).
Disinggung perihal kesulitan dalam pengungkapan kasus tersebut, Hendra mengaku bahwa penyidik masih mencari bukti yang kuat.
"Masih kami dalami, pembuktiannya masih didalami," imbuhnya.
Sebelumnya, polisi masih mendalami adanya dugaan keterlibatan kelompok bermotor dalam kasus ini.
"Ada beberapa postingan di media sosial yang mengaitkan ada beberapa kelompok dari pengemudi sepeda motor atau bahasanya geng motor, dan sudah cukup viral," ucap Hendra.









































