jpnn.com, JAKARTA - Ketua Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) Salman Muzhaffar menyampaikan telah resmi memulai rangkaian kegiatan di wilayah timur Indonesia pada Agustus 2026.
Salman menjelaskan kegiatan tersebut terbagi dalam dua bentuk, Ekspedisi Paralayang Fly The Spice Islands di Maluku Utara yang diikuti oleh 10 orang (3 pilot dan 7 anggota pendukung), dan pengabdian masyarakat melalui program Universitas Indonesia Membangun Nusa (UIMN) di Maluku Tengah yang melibatkan 11 orang.
Kedua kegiatan telah resmi dilaksanakan, UIMN dengan seremoni pembukaan di Desa Wailulu dan Fly The Spice Islands dengan keberhasilan penerbangan pertama dari puncak Gunung Gamalama.
“Kedua program menjadi representasi semangat bertualang anak muda sekaligus wujud kontribusi untuk masyarakat,” tutur Salman dalam keterangannya, Kamis (13/8).
Napak Tilas Jalur Rempah dari Udara
Salman mengatakan ekspedisi bertajuk ‘Fly The Spice Islands’ ini mengangkat misi menyusuri jejak Jalur Rempah di Maluku Utara, kawasan yang secara historis menjadi pusat perdagangan rempah dunia.
Rute penerbangan akan melintasi tiga gunung strategis, yaitu Gunung Gamalama, Gamkonora, dan Woka, yang membentang dari Pulau Ternate, Halmahera, hingga Kepulauan Tidore.
“Sejauh ini, belum ditemukan catatan mengenai penerbangan paralayang dari ketiga puncak tersebut,” ungkap dia.








































