Satu orang tewas dan lebih dari 200 orang diselamatkan saat perahu KM Putri Yasmin yang berlayar dari Bali terbakar di tengah laut.
Kepala Kantor Basarnas Mataram, Muhammad Hariyadi, mengatakan kapal feri tersebut berangkat dari pelabuhan Padangbai menuju pelabuhan Lembar di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Ia mengatakan, feri tersebut terbakar di Selat Lombok pukul 04.39 pagi waktu setempat, Rabu kemarin (12/08).
Sore harinya, menurut Hariyadi, seorang perempuan Indonesia berusia 19 tahun dipastikan meninggal dunia dan setidaknya 212 orang dievakuasi ke pelabuhan di Bali dan Lombok.
ABC mengonfirmasi setidaknya dua orang yang selamat di antaranya adalah warga Australia, seorang pria dan seorang perempuan, dan sisanya adalah warga Indonesia.
"Kami telah mengerahkan beberapa kapal untuk mengevakuasi dan berkoordinasi dengan kapal-kapal lain di sekitar lokasi kejadian," kata Hariyadi.
Ia juga mengonfirmasi lebih dari 200 petugas penyelamat dikerahkan dalam operasi evakuasi dan penyelamatan.
"Prioritas utama kami adalah keselamatan semua penumpang dan awak kapal," kata Hariyadi.







































