jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (PW IKA ITS) Jawa Timur mendorong penguatan kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, industri, BUMN, alumni, dan masyarakat untuk mempercepat terwujudnya Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Dorongan itu mengemuka dalam Forum Strategis Nasional dan Rapat Kerja PW IKA ITS Jawa Timur 2026 yang digelar di Hotel Sheraton Surabaya, Selasa (11/8).
Kegiatan yang mengusung tema Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia: Peran Akademisi, Industri, dan Pemerintah itu menjadi wadah untuk mempertemukan perspektif pemerintah, akademisi, industri, dan alumni dalam membahas pengelolaan potensi maritim Indonesia.
Forum Strategis Nasional membahas tiga isu utama, yakni ekonomi biru, hilirisasi sektor kelautan dan perikanan, serta inovasi teknologi kemaritiman.
Sejumlah narasumber hadir dalam forum tersebut, di antaranya Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Dr I Nyoman Radiarta, S.Pi., M.Sc., Direktur Utama Agrinas Jaladri Nusantara Kharisma Febriansyah, serta Guru Besar Fakultas Teknologi Kelautan ITS Prof Ketut Buda Artana.
Ketiganya memaparkan perspektif mengenai pengembangan potensi laut Indonesia agar dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan.
Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara IKA ITS Jawa Timur, ITS, dan sejumlah pemerintah kabupaten/kota. Kerja sama tersebut berkaitan dengan sinergi potensi dan fasilitasi penyelesaian persoalan daerah melalui pengembangan teknologi dan inovasi.
MoU tersebut diharapkan menjadi pijakan kerja sama konkret antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan jejaring alumni untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi terhadap berbagai persoalan pembangunan.
Wakil Rektor II ITS sekaligus Sekretaris Umum PW IKA ITS Jawa Timur Dr. Machsus, S.T., M.T., yang menyampaikan sambutan Rektor ITS, menekankan perlunya perubahan paradigma dalam melihat laut.





































