Golkar Pertimbangkan Pilkada Tanpa Wakil untuk Cegah Konflik

1 day ago 18

Golkar Pertimbangkan Pilkada Tanpa Wakil untuk Cegah Konflik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sekjen Golkar Sarmuji. Foto: Zumrotun Solichah/Antara

jpnn.com, JAKARTA - Partai Golkar mempertimbangkan perubahan format pemilihan kepala daerah dengan menghapus pemilihan wakil kepala daerah secara langsung.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyebut Pilkada tanpa calon wakil menjadi salah satu opsi yang tengah dibahas untuk memperbaiki sistem pemerintahan daerah.

Menurut dia, salah satu pertimbangan dalam pembahasan tersebut ialah banyaknya konflik antara kepala daerah dan wakil kepala daerah setelah keduanya terpilih.

"Itu salah satu opsi itu juga dibicarakan. Pilkada tanpa wakil, lalu model pemilihannya itu kan sudah dibicarakan, ya," kata Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8).

Sarmuji mengatakan, perbedaan kepentingan antara kepala daerah dan wakilnya dapat mengganggu efektivitas pemerintahan. Karena itu, format Pilkada perlu dikaji agar persoalan serupa bisa diminimalkan.

"Memang untuk salah satu cara untuk menghindari benturan antara kepala daerah dan wakil yang saat ini menjadi fenomena di banyak daerah, itu memang bisa dipikirkan pilkada tanpa wakil," ujarnya.

Meski demikian, Golkar belum mengunci pilihan pada skema tersebut. Sarmuji menyebut masih terdapat sejumlah alternatif yang dapat diterapkan untuk mencegah konflik di tingkat pemerintahan daerah.

"Ya, masih banyak opsi, ya, apakah pilkada tanpa wakil atau model pilkada yang lain, tetapi menghindari konflik antara kepala daerah dan wakil kepala daerah," jelasnya.

Partai Golkar mempertimbangkan perubahan format pemilihan kepala daerah dengan menghapus pemilihan wakil kepala daerah secara langsung.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |