Gempa M 5,2 Guncang Flores, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

5 hours ago 28

 Tidak Berpotensi Tsunami

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,2 pada Sabtu (22/8/2026), pukul 09:31:01 WITA, di wilayah Pulau Flores, NTT. ANTARA/HO-BMKG NTT

jpnn.com - KUPANG - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,2 terjadi pada Sabtu (22/8), pukul 09:31:01 WITA, di wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi tektonik itu tidak berpotensi tsunami.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1 pada kedalaman 16 km,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam keterangannya diterima di Kupang, Sabtu (22/8).

Dia menjelaskan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,07° LS; 120,66° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 64 km arah timur laut Ruteng, Manggarai, NTT.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, lindu yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi itu dirasakan dengan skala intensitas IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) di Lamba Leda, Manggarai Timur; Sambi Rampas, Manggarai Timur; Reok, Manggarai.

Gempa bumi tersebut merupakan rangkaian susulan dari lindu M7,7 di Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026 pukul 06.58.23 WITA.

BMKG menegaskan gempa bumi M 5,2 yang terjadi di Flores, NTT, Sabtu pukul 09.31.01 WITA tidak berpotensi tsunami.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |