jogja.jpnn.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Pariwisata resmi memulai pembangunan gapura pintu masuk sekaligus Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) terpadu di kawasan Pantai Pandansimo, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan. Langkah ini diambil guna mendukung konektivitas Jalur Jalan Lintas Selatan (Pansela) Jawa serta meningkatkan tata kelola pariwisata daerah.
Pembangunan fasilitas baru ini didanai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank BPD DIY. Tanda dimulainya proyek ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama pada Rabu (12/8).
Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi mengatakan sejak pertama kali dibuka untuk umum, Pantai Pandansimo belum pernah memiliki gerbang masuk yang permanen dan representatif.
"Dari awal Pantai Pandansimo dibuka untuk wisata memang belum ada gapura gerbang masuk di sini," ujar Saryadi pada Rabu.
Menariknya, desain gapura Pantai Pandansimo dirancang khusus dengan mengangkat potensi utama kawasan sekitar, yakni kuliner makanan laut (seafood).
Ornamen gapura akan menampilkan simbol-simbol fauna laut yang populer di wilayah tersebut.
"Ikon yang diangkat dalam gapura bertemakan wisata kuliner seafood dengan unsur simbol seperti udang dan kepiting," jelas Saryadi.
Selain mempercantik estetika kawasan, gapura ini dirancang multifungsi. Bangunan tersebut nantinya bakal menjadi pusat penarikan retribusi terpadu, mencakup retribusi masuk pariwisata hingga retribusi parkir, guna menggantikan lokasi penarikan terdahulu yang dinilai belum optimal.





































