jatim.jpnn.com, SURABAYA - Eks Wakil I Raka Raki Jawa Timur 2026 Tio Ferdian Rahmana mengungkap dirinya sempat menawarkan pernikahan sebagai bentuk tanggung jawab sebelum persoalan dengan sang kekasih menjadi perhatian publik. Hal itu disampaikan Tio dalam klarifikasi terbuka melalui akun media sosial pribadinya.
Pernyataan tersebut disampaikan Tio di tengah pemberitaan yang menyebut dirinya meminta sang kekasih melakukan aborsi.
"Saya telah mengetahui persoalan ini sebelumnya dan menawarkan pernikahan sebagai bentuk tanggung jawab," ungkap Tio, Kamis (13/8).
Tio mengakui ada komunikasi melalui WhatsApp yang menurutnya kurang tepat. Dia menyebut komunikasi itu terjadi ketika dirinya berada dalam kondisi panik. Namun, Tio menilai narasi yang berkembang di media sosial tidak sepenuhnya menggambarkan peristiwa yang diketahui dan dialaminya.
"Saya memohon maaf atas komunikasi WhatsApp yang kurang tepat. Saat itu saya dalam kondisi panik," kata dia.
Dia kemudian menjelaskan bahwa dirinya telah mengetahui persoalan tersebut sebelum menjadi konsumsi publik. Menurut Tio, sebagai bentuk tanggung jawab, dia sempat menawarkan pernikahan. Namun, tawaran tersebut disebut tidak disetujui oleh pihak terkait.
"Saya tidak meminta masyarakat membenci siapa pun. Saya hanya meminta agar jangan menjatuhkan vonis berdasarkan satu sisi cerita," kata Tio.
Dia menegaskan dirinya tidak bermaksud menyudutkan pihak lain melalui klarifikasi tersebut. Tio hanya ingin publik mengetahui bahwa terdapat perspektif lain yang menurutnya perlu dipertimbangkan sebelum mengambil kesimpulan.





































