BMKG Ingatkan El Nino Kuat di Jatim, Warga Diminta Waspadai Karhutla hingga Awal 2027

13 hours ago 18

Kamis, 13 Agustus 2026 – 16:40 WIB

BMKG Ingatkan El Nino Kuat di Jatim, Warga Diminta Waspadai Karhutla hingga Awal 2027 - JPNN.com Jatim

Ilustrasi: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. ANTARA/Ananto Pradana

jatim.jpnn.com, MALANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Timur (Jatim) mengingatkan masyarakat mewaspadai dampak El Nino kategori kuat yang berpotensi membuat musim kemarau lebih kering.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Jawa Timur.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jatim Linda Fitrotul mengatakan indikasi El Nino kategori kuat terlihat dari nilai anomali suhu muka laut di wilayah Samudera Pasifik timur atau Nino 3.4 yang berada di atas 2 derajat Celsius.

"Dampak yang perlu diwaspadai adalah berkurangnya curah hujan dan musim kemarau menjadi lebih kering, karena dapat menyebabkan hari tanpa hujan menjadi lebih panjang, meningkatkan potensi kekeringan, berkurangnya ketersediaan air untuk pertanian maupun kebutuhan masyarakat, serta meningkatkan risiko karhutla," kata Linda, Kamis (13/8).

Menurut dia, kondisi El Nino kuat juga dipengaruhi anomali suhu muka laut di Samudera Hindia bagian barat dan timur. Kondisi tersebut ditunjukkan melalui Indeks Indian Ocean Dipole (IOD) yang berada pada rentang positif 0,63.

"Suplai air cenderung bergerak dari Indonesia bagian barat menuju ke pesisir timur Afrika," ujarnya.

Linda mengatakan kombinasi kondisi tersebut dapat menyebabkan musim kemarau di Indonesia, termasuk Jawa Timur, menjadi lebih kering dibandingkan kondisi normal.

BMKG Stasiun Klimatologi Jatim memperkirakan musim kemarau di wilayah Jawa Timur akan berlangsung hingga awal 2027. Karena itu, BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang dapat memicu kebakaran selama periode kemarau.

BMKG Stasiun Klimatologi Jatim mengingatkan dampak El Nino kuat berupa kemarau lebih kering dan peningkatan risiko karhutla hingga awal 2027.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |