jpnn.com - ISTANBUL - Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengatakan AS memasuki operasi "Economic D-Day" terhadap Iran.
Bessent menambahkan AS telah memasuki tahap akhir, yang mana ketika fajar menyingsir sesuai waktu setempat maka operasi ekonomi terhadap Iran akan dimulai.
"Saat fajar menyingsing, Economic D-Day dimulai, yakni serangan finansial terbesar yang pernah dilancarkan terhadap musuh," kata Bessent dalam unggahan di platform X pada Minggu (23/8).
Operasi itu dilakukan setelah upaya pemerintahan Presiden AS Donald Trump melumpuhkan kemampuan militer dan nuklir Iran.
"Presiden (Donald) Trump telah melumpuhkan kemampuan militer Iran, menghancurkan hampir 100 persen pabrik-pabrik militernya, dan mengubur program nuklirnya," ungkapnya.
Bessent mengatakan Pemerintah AS akan memanfaatkan setiap sumber daya yang tersedia untuk makin mengisolasi secara ekonomi dan memutus sumber-sumber dukungan bagi Pemerintah Iran.
"Presiden (Trump) telah menciptakan kondisi untuk memanfaatkan setiap lembaga, setiap kewenangan, dan tindakan yang banyak orang anggap tidak akan pernah kami ambil. Tujuan kami adalah memutus setiap sumber daya ekonomi yang menopang rezim tirani tersebut hingga Iran berdiri sendiri," kata Bessent.
Dia pun memperingatkan pemerintah dan pihak-pihak lain untuk tidak berasumsi bahwa Amerika Serikat tidak akan menjatuhkan sanksi kepada mereka yang menentang kebijakan AS terhadap Iran.









































