jpnn.com - BANDUNG - Fenomena El Nino tidak selalu membawa dampak negatif bagi Indonesia.
Di tengah ancaman kekeringan panjang dan berkurangnya curah hujan, terdapat sejumlah sektor yang justru berpotensi mendapatkan manfaat dari fenomena iklim tersebut.
Ketua Tim Pakar Pusat Penelitian Perubahan Iklim (PPI) Institut Teknologi Bandung sekaligus Dosen Program Studi Doktoral Meteorologi ITB, Tri Wahyu Hadi mengatakan, salah satu faktor yang berpotensi terdampak positif ialah perikanan tangkap.
Menurut Tri, kondisi tersebut terutama terjadi di wilayah perairan selatan Indonesia yang berhadapan dengan Samudra Hindia.
"Yang sempat kami teliti itu ada di sektor perikanan tangkap, di selatan Indonesia, Samudra Hindia. Itu biasanya meningkat karena justru ada fenomena lain yang kami sebut upwelling," kata Tri dalam diskusi di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (13/8).
Upwelling merupakan fenomena naiknya massa air laut yang lebih dingin dari lapisan laut dalam menuju permukaan.
Proses tersebut membawa nutrisi dari laut dalam ke permukaan sehingga dapat meningkatkan produktivitas perairan dan mendukung keberadaan ikan.
Kondisi cuaca yang lebih cerah saat El Nino juga dinilai dapat memberikan keuntungan bagi sektor produksi garam.








































