jpnn.com, HALMAHERA TENGAH - PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) bersama PT Weda Bay Nickel (WBN) terus memperkuat upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan kerja melalui layanan kesehatan Weda Bay Medical Center.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kesehatan pekerja sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif di kawasan industri Weda Bay, Maluku Utara.
Sebagai fasilitas kesehatan di kawasan industri tersebut, Weda Bay Medical Center menjalankan program pencegahan dan pengendalian DBD, penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti serta Aedes albopictus.
Manager Weda Bay Medical Center dr. Aldi B. Situngkir, mengatakan pihaknya aktif berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara dan Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah dalam pelaporan kasus serta pelaksanaan pengendalian dan pemberantasan sarang nyamuk.
“Upaya pencegahan dan pengendalian dengue yang dijalankan meliputi edukasi kesehatan, penerapan 3M Plus, upaya memutus siklus perkembangbiakan nyamuk, deteksi dini, hingga vaksinasi dengue bagi karyawan sebagai bagian dari perlindungan kesehatan kerja,” kata dr. Aldi dalam keterangan tertulis, Senin (11/5/2026).
Dia menjelaskan deteksi dini dilakukan melalui skrining terhadap karyawan yang mengalami demam dan didukung pemeriksaan laboratorium untuk mempercepat diagnosis.
Penanganan pasien dilakukan secara cepat melalui diagnosis dan pengobatan yang terintegrasi dengan rumah sakit rujukan sesuai standar medis, serta disertai pemisahan pasien untuk memutus rantai penularan.
Selain itu, pencegahan dilakukan dengan pemberantasan sarang nyamuk di area kerja dan akomodasi karyawan melalui metode 3M, pencidukan jentik, penaburan bubuk abate, dan fogging secara terukur.











































