jpnn.com, JAKARTA - Yayasan Perempuan Bersinar menggelar deklarasi perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Apartemen Belezza, Permata Hijau, Jakarta, Minggu (10/5).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk keterlibatan aktif kaum perempuan dalam upaya melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.
Ketua Umum Yayasan Perempuan Bersinar, Trisya Suherman, memimpin pembacaan ikrar yang dihadiri sejumlah pemimpin perempuan dari berbagai organisasi dan perusahaan.
Dalam deklarasi itu, para peserta menyatakan narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak integritas bangsa dan masa depan generasi penerus.
“Narkoba adalah perusak generasi bangsa, oleh karena itu kami berikrar untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” kata Trisya Suherman.
Dia menegaskan Yayasan Perempuan Bersinar berkomitmen melakukan perlawanan aktif terhadap peredaran narkoba di berbagai wilayah di Indonesia.
Acara tersebut juga dihadiri tokoh perempuan Dewi Motik yang menerima penghargaan Lifetime Achievement atas kontribusinya dalam pemberdayaan perempuan.
Anggota DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo turut hadir dan menyampaikan dukungan terhadap gerakan penyelamatan generasi dari ancaman narkotika.











































