jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ruas tol baru Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) akan difungsikan sementara untuk mendukung kelancaran arus mudik Idul Fitri 2026 di Jawa Timur.
Ruas yang difungsionalkan mencakup jalur dari wilayah Probolinggo menuju arah timur hingga kawasan Besuki di Kabupaten Situbondo. Jalur tersebut mulai digunakan selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Timur Iwan Saktiadi mengatakan ruas tol yang difungsikan adalah jalur yang menghubungkan Probolinggo hingga Paiton dengan panjang sekitar 26,60 kilometer.
“Pada Operasi Ketupat ini, Jasa Marga memutuskan untuk memfungsikan ruas tol terbaru yang menghubungkan Paiton hingga exit menuju Situbondo sepanjang kurang lebih 26,60 kilometer,” kata Iwan.
Tol tersebut akan dibuka secara terbatas setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 16.00 selama masa operasi. Menurut Iwan, pembukaan terbatas dilakukan karena sebagian infrastruktur di ruas tol tersebut masih belum sepenuhnya lengkap seperti jalan tol yang sudah beroperasi penuh.
“Kenapa tidak dibuka 24 jam karena ada beberapa infrastruktur yang memang belum selengkap tol existing. Misalnya, penerangan jalan. Itu menjadi pertimbangan sehingga hanya difungsikan pada jam tertentu,” ujarnya.
Selama difungsikan untuk mendukung arus mudik, pengendara tidak akan dikenakan tarif tol. Keberadaan jalur tersebut diharapkan dapat membantu memperlancar perjalanan pemudik, terutama yang menuju wilayah timur Jawa Timur.
“Ruasnya cukup panjang, sekitar 26,60 kilometer dari tol existing terakhir hingga ke Paiton, sehingga ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” jelasnya.







































