jatim.jpnn.com, SURABAYA - Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) kini telah dilengkapi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hasil kolaborasi Pemerintah Kota Surabaya bersama PT Utomo Charge+ Indonesia.
SPKLU ini memiliki kapasitas daya hingga 180 kWh dan telah mengadopsi teknologi ultra fast charging.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan, selain dimanfaatkan untuk masyarakat umum, SPKLU tersebut juga bakal digunakan untuk transportasi publik milik pemerintah seperti bus elektrik.
"Kami memiliki kurang lebih 13 unit bus listrik. Nantinya bisa juga mempergunakan SPKLU yang di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) ini mana manakala di dalam perjalanan kehabisan tenaga power atau tenaga listrik," ungkap Trio saat peresmian di SPKLU TIJ, Selasa (5/5).
Trio menyebut SPKLU ini untuk menunjang sarana prasana kendaraan listrik. Terlebih, pemerintah sedang gencar menggaungkan penggunaan kendaraan listrik untuk mengurangi emisi.
"Jadi, ini menunjang program elektrifikasi kendaraan ya. Jadi, elektrifikasi kendaraan itu merupakan program dari pemerintah Republik Indonesia. Di mana kami ketahui bersama manfaat daripada kendaraan listrik adalah salah satu mengurangi polusi," terang dia.
Selain di TIJ, SPKLU milik PT Utomo Charge+ Indonesia juga tersedia Park & Ride Mayjend Sungkono, Balai Kota Surabaya, Siola Tunjungan, dan Park & Ride Arif Rahman Hakim.
Sementara itu, Managing Director Utomo Charge+ Anthony Utomo mengatakan, Kehadiran SPKLU Utomo Charge+ di berbagai titik strategis ini diharapkan tidak hanya memudahkan pengguna kendaraan listrik, tetapi juga menjadi katalis dalam mendorong masyarakat untuk beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.







































