jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pemerintah terus mengupayakan cermat dan efisien dalam belanja program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Ini program yang terus berjalan. Kami pastikan lagi belanjanya lebih efisien,” kata Menkeu Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa.
Bendahara negara menyebut belanja yang lebih efisien adalah dengan mencermati kebutuhan belanja yang tepat, sehingga salah satu program strategis pemerintah tersebut dapat berjalan dengan baik.
“Memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ucap Purbaya.
Lebih lanjut, Menkeu menyampaikan realisasi anggaran untuk program MBG hingga 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp55,34 triliun atau 16,5 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk program ini yakni sebesar Rp 335 triliun.
Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat MBG turut memberikan andil terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tercatat 5,61 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan I 2026.
Berdasarkan laporan kontribusi MBG antara lain tercermin dari komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), seiring pembangunan infrastruktur penunjang bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurut BPS, penambahan jumlah SPPG juga turut memberikan dampak positif terhadap PMTB karena adanya aktivitas konstruksi fisik.










































