The Prakarsa Ungkap Ekonomi Restoratif Perlu Dukungan Kebijakan dan Pembiayaan

1 day ago 40

The Prakarsa Ungkap Ekonomi Restoratif Perlu Dukungan Kebijakan dan Pembiayaan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

The PRAKARSA menyelenggarakan pemutaran film dokumenter dan dialog bertajuk “Ekonomi Restoratif: Mendorong Kebijakan dan Pembiayaan untuk Inisiatif Berbasis Alam” di Institut Français Indonesia, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026. Foto: dok The Prakarsa

jpnn.com, JAKARTA - Pemulihan ekosistem tidak cukup hanya dipandang sebagai agenda lingkungan. Restorasi juga perlu ditempatkan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang mampu menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat.

Untuk mendorong agenda tersebut, The PRAKARSA menyelenggarakan pemutaran film dokumenter dan dialog bertajuk “Ekonomi Restoratif: Mendorong Kebijakan dan Pembiayaan untuk Inisiatif Berbasis Alam” di Institut Français Indonesia, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026. 

Direktur Eksekutif The PRAKARSA, Victoria Fanggidae mengatakan film itu mengangkat hasil riset The PRAKARSA dari praktik pemulihan ekosistem dan penciptaan ekonomi berkelanjutan di empat daerah: Siak (Riau), Tamanmartani (Sleman), Sigi (Sulawesi Tengah), dan Tampelas (Katingan, Kalimantan Tengah).  

Victoria menjelaskan kegiatan tersebut dirancang untuk menjembatani pengalaman masyarakat di lapangan dengan proses pengambilan keputusan di tingkat nasional. 

“Kami ingin menghadirkan suara mereka dari lapangan lewat film ini,” kata Victoria dalam sambutannya. 

Dia berharap temuan riset ini dapat terhubung sehingga bisa menjadi agenda bersama, menjangkau ruang para pembuat kebijakan di Jakarta dan tidak jadi gerakan sendiri-sendiri.

Penelitian The PRAKARSA mencakup restorasi tanah pertanian di Tamanmartani, Sleman; restorasi gambut dan budidaya ikan gabus oleh korporasi di Tampelas (Katingan, Kalimantan tengah); restorasi gambut berbasis kolaborasi komunitas di Siak; serta restorasi hutan menjadi kebun kopi dan lain-lain melalui sinergi multipihak di Sigi.

Temuan lintas wilayah menunjukkan bahwa keberhasilan praktik restoratif sangat bergantung pada kemampuan mengubah manfaat ekologis menjadi nilai ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat. 

Pemulihan ekosistem tidak cukup hanya dipandang sebagai agenda lingkungan. Restorasi juga perlu ditempatkan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi yan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |