Riset DBS Foundation: Risiko Populasi Menua, Akses Keuangan Tinggi, Kesiapan Pensiun Masih Rendah

1 hour ago 12

 Risiko Populasi Menua, Akses Keuangan Tinggi, Kesiapan Pensiun Masih Rendah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika (kanan) bersama Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK RI Woro Srihastuti Sulistyaningrum, ST., MIDS dan Artist, Entrepreneur and Founder of Cinta Laura Foundation Cinta Laura Kiehl (tengah) saat peluncuran Riset DBS Foundation “Indonesia Menuju Populasi Menua: Seberapa Siapkah Kita?' Di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Foto: DBS Foundation

jpnn.com, JAKARTA - Riset DBS Foundation “Indonesia Menuju Populasi Menua: Seberapa Siapkah Kita?' menunjukkan pergeseran demografi dengan penurunan fertilitas menuju 1,97 pada 2045 dan peningkatan populasi lansia menuju 20% pada 2045.

Lebih dari 80 persen rumah tangga lansia kini bergantung pada anggota keluarga yang bekerja akibat rendahnya partisipasi pensiun yang tercermin dari kesenjangan antara literasi (27,79 persen) dan inklusi dana pensiun (5,37 persen).

Memasuki fase masyarakat menua, DBS Foundation mengambil peran kolaboratif dalam mendorong ketahanan sosial finansial jangka panjang, membantu masyarakat membangun kesiapan sejak usia produktif menuju populasi menua yang mandiri, sehat, sejahtera dan bermakna.guna memutus rantai ketergantungan antargenerasi.

DBS Foundation meluncurkan riset berjudul “Indonesia Menuju Populasi Menua: Seberapa Siapkah Kita?” yang berlangsung di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Dalam acara ini, tampak hadir Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK RI Woro Srihastuti Sulistyaningrum, ST., MIDS; Artist, Entrepreneur and Founder of Cinta Laura Foundation Cinta Laura Kiehl, dan Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika.

Riset ini menyoroti kesiapan Indonesia dalam menghadapi transisi demografi menuju populasi menua, dengan memanfaatkan bonus demografi saat ini sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masyarakat menua di masa depan.

Populasi menua (ageing society) artinya 10 persen populasi telah berusia di atas 60 tahun.

Di Indonesia, populasi lansia telah mencapai 12 persen di tahun 2025, dan diproyeksikan mencapai lebih dari 20 persen di tahun 2045 (BPS, 2025).

Bank DBS Indonesia meluncurkan riset 'Indonesia Menuju Populasi Menua-Seberapa Siapkah Kita?” bersama Tenggara Strategics sebagai knowledge partner.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |